Review Film: Gabbar Is Back

Film ini merupakan film produksi dari India. Bollywood. Tidak seperti kebanyakan film India yang ditayangkan di televisi, bertemakan cinta. Film ini bercerita tentang korupsi. Pemberantasan korupsi.

Kenangan Semasa Ujian

Ujian menjadi tradisi yang harus dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Ujian menentukan hasil yang akan kita peroleh selama kegiatan belajar mengajar. Tentu saja tolak ukurnya adalah nilai.

Cara Meminimalisir Kebiasaan Orang Membuang Sampah Sembarangan

Penahkah anda buang sampah sembarangan? Tentu saja pasti pernah walaupun hanya sekecil bungkus permen.

Cara Kota Langsa Merayakan Tahun Baru

Tidak seperti kota-kota yang lainnya di seluruh Indonesia. Kota Langsa merayakan tahun baru dengan cara yang berbeda. Tidak ada pesta kembang api. Tidak ada suara petasan terdengar. Tidak ada hiburan yang meriah.

Bidadari Pagi Hari

Ayam baru berkokok, matahari pun belum kunjung menampakkan fajarnya. Langit masih di selimuti kegelapan, hanya cahaya lampu yang meneranginya. Tapi aku sudah harus bersiap-siap berangkat ke kampus.

Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 September 2015

Malam Terakhir

2.37 AM.

Hujan baru saja berhenti. Aku sangat menyukai aroma sehabis hujan. Aroma yang sangat menyenangkan. Aroma yang menenangkan. Perlahan nyanyian bernada tinggi katak diluar sana nyaring terdengar dengan irama kacau mengesankan. Kumatikan mp3 player yang sejak tadi menemaniku. Kunikmati sejenak suasana alam yang menenangkan. 

Sabtu, 12 September 2015

Malam Minggu

Hari sudah menutup tirainya dari tadi. Langit bersih bermahkotakan senyuman cahaya bulan. Bertahtakan bintang gemintang yang terlihat elok. Diantara ribuan, beberapa tersusun rapi membentuk rasi bintang. Dulu kala rasi bintang ini banyak membantu orang yang tersesat di lautan luas. Membantu memprediksi cuaca. Membantu untuk dapat berbicara dengan alam. mungkin sekarang itu hanyalah dongeng belaka. 

Malam ini tampaknya sangat cerah. Doa para jomblo ngenes malam ini tidak terkabul. Ritual semprot obat nyamuk dan langsung tidur menjadi pilihan, bila tidak ingin melukai diri sendiri. Aku juga mulai melakukan ritual, menyemprotkan minyak wangi dan bersiap untuk pergi. menghirup sejenak semerbak indahnya kehidupan. Setelan kaos oblong berlengan panjang berpadukan jelana jeans menjadi pilihanku malam ini. tak lupa kacamata berlensa tipis akan memperjelas apa yang kulihat.

Rabu, 09 September 2015

Tujuan Hidup


Apa tujuan hidupmu?
******

Pagi ini sangat dingin. Hujan deras mengguyur kota ini subuh tadi. Awan mendung masih menggantung menyelimuti seluruh kota. Matahari masih belum terlihat. Di luar masih tampak gelap. Malam sepertinya akan berlanjut. Tapi kokokan ayam mengisyaratkan jika malam telah berlalu dan siap menyambut hari yang cerah.

Jam masih menunjukkan pukul 7.30. Dia sudah tiba di suatu ruangan. Memasukinya dan mendekati kursi dan meja yang memang disediakan untuknya. Perlahan Dia duduk di atas kursi kayu yang sudah agak bergoyang dengan warna catnya sudah mulai memudar. Meletakkan tas bawaannya di atas meja kayu yang berlubang di bagian tengahnya. Beberapa bagiannya juga sudah mulai keropos dimakan rayap. Dilemparkannya pandangan tajam ke depan, sebatas mata memandang. Yang dilihatnya hanyalah hamparan kursi kosong tak bertuan. Kursi-kursi yang tampak berserakan. Perlahan-lahan waktu mengubah situasi. Satu persatu kursi itu kembali bertuan. Kursi-kursi bagian belakang menjadi incaran utama para pemburu gelar. Ruang kosong terisi jiwa yang haus akan ilmu pengetahuan atau mungkin hanya kerterpaksaan dari tuntutan zaman.

Sabtu, 05 September 2015

Rinduku

Malam ini terasa sangat menyesakkan. Berada diantara jejeran kendaraan yang saling tak sabaran. Semakin lama raungannya semakin menderu. Jeritannya semakin menggila. Mesin yang bekerja tiada henti, menimbulkan panas yang menguap. Memanaskan udara sekitar, menyebar dengan sangat cepat. Hal berbeda terjadi diatas sana. Tampaknya mendung. Bintang tak terlihat. Bulan terlihat samar dibalik tumpukan awan tebal.

Oh bulan, malam ini aku tak dapat melihatmu dengan jelas. Tapi itu sudah cukup untuk mengingatkanku dengan dirinya. Seperti malam-malam sebelumnya, kali ini aku juga memandangimu. Membayangkan wajahnya terpantul oleh cahaya pucatmu. Tersenyum padaku dengan senyumnya yang mempesona. Berharap dia juga memandangiku ditempat nan jauh di sana.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Pagi Itu

Sunyi kegelapan malam terusik dengan suara-suara melengking memekakkan telinga. Seperti memaki bangunkan aku dari mimpi. Bukan hanya sekali tapi berkali-kali. Itu suara alarmku. Seburuk apapun suaranya, tetap saja gaya gravitasi tempat tidurku memiliki kemampuan untuk mengubah situasi menjadi ruang hampa. Suara apapun tak dapat terdengar. Kedap suara. Membuatku kembali melayang-layang di alam mimpi.

Semburat merah di ujung sana memperlihatkan keindahan pagi yang menakjubkan. Keindahan yang terabaikan. Sinarnya menembus kegelapan. Menembus ruang demi ruang. Menembus celah demi celah. Begitu juga jendela dengan kaca transparan itu, dengan sangat mudah ditembus. Sinarnya memenuhi ruang kamar sempitku. Menghangatkan jiwa yang membeku.

Senin, 17 Maret 2014

Sunset di Cemara Asri

Sebelumnya aku pernah menulis tentang Terbenamnya Matahari, itu ku rasakan saat berada di jalanan. di tengah hiruk-pikuk kendaraan. Di tengah kemacetan kota.

Kali ini aku menyaksikan sunset di tempat yang berbeda dan dengan suasana yang berbeda pula. Aku menyaksikan sunset kali ini di sebuah komplek perumahan yang ada di kota Medan yaitu komplek Cemara Asri. Di sini terdapat sebuah danau yang di dalam danau itu juga terdapat pulau-pulau kecil. Di pulau-pulau kecil itu banyak sekali berkeliaran burung-burung bangau dengan bebasnya. Ada burung bangau yang berwarna putih bersih, ada pula bangau yang berwarna gelap kehitaman.

Kicauan burung-burung bangau ini sahut-menyahut tanpa henti. Ikan-ikan di dalam pekatnya air danau juga gak kalah meriah, sesekali ikan-ikan ini menampakkan diri di permukaan air. Sesaat itu pula segerombolan burung bangau mencoba menerkam ikan-ikan itu, peristiwa rantai makanan yang jarang sekali terlihat di jaman modern ini.

Senin, 24 Februari 2014

Suasana Pagiku

Seperti biasa pagi hari aku dibangunkan oleh ayam yang berkokok nyaring di telingaku. Itu bukanlah suara yang keluar langsung dari mulut seekor ayam. Suara itu bersumber dari handphone-ku yang memang ku atur sedemikian rupa sehingga suaranya menyerupai suara ayam berkokok sebagai suara alarmku. Suara itu baru ku sadari berasal dari handphone-ku saat awal dari suara alarm ini yang persis seperti suara ayam berkokok sebenarnya itu, kemudian berubah menjadi suara ayam berkokok dengan nada hip hop.

Setiap pagi aku dibangunkan oleh suara ayam ini. Aku uda gak bisa lagi berharap pada suara ayam yang nyata, hampir mustahil itu terjadi. Dengan kondisi orang-orang di kota ini yang sedikit demi sedikit meninggalkan kebiasan berternak, baik itu berternak ayam, lembu, kambing. Selain untuk bisnis semata gak ada lagi yang tersisa.

Jumat, 21 Februari 2014

Terbenamnya Matahari

Aku belum pernah merasakan nikmatnya melihat indahnya matahari di sebuah pantai. Menyaksikan detik-detik matahari tenggelam dimakan ganasnya lautan. 

Sore hari di kota besar seperti kota Medan ini merupakan jam-jam sibuk dimana semua orang bergegas pulang ke rumahnya masing-masing setelah sepanjang hari menjalani aktivitasnya. Kemacetan panjang tak terelakkan. Dan aku menjadi salah satu aktor pemeran dari sekian banyak pemeran yang menyebabkan terjadinya kemacetan ini.

Di sini, di tengah kemacetan ini aku menyaksikan indahnya matahari terbenam. Di tengah riuhnya suara klakson kendaraan yang menandakan ketidaksabaran dan suara kendaraan bermotor yang saling sahut menyahut tanpa henti. Menyaksikan indahnya matahari terbenam dari sudut pandang dan situasi yang berbeda.

Senin, 06 Januari 2014

Menyelesaikan yang Tertunda

"Tidak ada buku lama maupun buku baru, yang ada hanya buku yang belum dibaca"


Akhirnya ada kesempatan juga untukku melanjutkan bacaanku yang tertunda sekitar 4 bulan yang lalu. Buku itu adalah buku pertama dari buku trilogi karangan dari A. Fuadi. Buku itu berjudul Negeri 5 Menara. Itu kan buku lama, bahkan uda dibuat film buku itu. Kok baru dibaca sih, apalagi sekarang uda keluar buku terakhir dari trilogi itu yaitu Rantau 1 Muara. Ketinggalan banget sih. Seperti kata Ust. Qosim Nurseha "Tidak ada buku lama maupun buku baru, yang ada hanya buku yang belum dibaca".

Jumat, 03 Januari 2014

Cara Kota Langsa Merayakan Tahun Baru

Bagi yang belum tahu di mana itu kota Langsa, Saya akan memberikan sedikit penjelasan. Kota Langsa adalah sebuah kota madya yang terdapat di provinsi Aceh. Secara geografis kota Langsa dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Kota Langa yang diberi tanda kemerahan

Kota Langsa

Untuk informasi lebih lanjut tentang kota Langsa dapat dilihat di sini dan di sini

Rabu, 11 Desember 2013

Misteri Kematian Kecoa

Tadi aku baru aja ngeliat kecoa yang telentang badannya. Kayak gini nih
berusaha untuk bangkit
Gak lama kemudian mati. Pertama aku kira kecoa ini gak mati. Mungkin lagi tidur atau lagi istirahat. Rupanya setelah aku tendang-tendang tetap gak ada reaksi. Berarti betul itu kecoa uda mati.

Bingung. Masih bingung kenapa itu kecoa mati. Padahal pernah aku pukul-pukul berapa kali kecoa yang ada di depan mataku tetap aja masih bisa bergerak, tetap aja masih berkeliaran ke sana ke sini. Masih bisa tetap hidup. Tapi pas lagi telentang kecoa itu, bisa mati. Padahal gak ada terjadi penyiksaan yang berarti pada kecoa itu.

Senin, 09 Desember 2013

Pejuang Tangan Kosong

Baru-baru ini aku dan temanku sempat bercerita tentang senjata-senjata seperti AK 47, M16, shotgun. Dari situ aku teringat kejadian masa kecil ku tentang senjata-senjata itu, tapi kali ini senjatanya dalam bentuk mainan anak-anak.

Kejadian ini terjadi saat aku masih anak-anak. Iya, aku juga pernah menjadi anak-anak, gak langsung gede. Dan kejadian ini terjadi saat lebaran alias hari raya idul fitri. Seperti biasa saat lebaran tiba mainan yang paling populer yaitu tembak-tembakan. Anak-anak mana yang gak mau memainkan mainan ini. Tembak-tembakan yang disediakan pun bermacam-macam bentuknya, mirip seperti aslinya. Ada pistol, AK 47, M16, sniper, shotgun. Yang paling populer dibeli itu biasanya shotgun. Kalo uda megang shotgun ini rasanya seperti  menjadi Arnold Schwarzenegger menggunakan shotgun saat melawan musuh-musuhnya.

Jumat, 29 November 2013

Salam Rinduku

Aku tidak begitu mengenalmu. Kita hanya bertemu beberapa kali saja. Kalo ketemu pun cuma ngobrol gak jelas. Bahkan aku tidak tau no. hp mu, facebookmu, twittermu. Satu-satunya jalur komunikasiku denganmu hanyalah saat kita bertemu. Bukan pertemuan yang direncanakan atau pertemuan yang uda dijanjikan. Tapi keadaan yang membuat kita bertemu.

Tapi kenapa? Kenapa? Kau beberapa kali hadir di dalam mimpiku. Menghiasi mimpiku yang kelabu. Mengubah cerita mimpiku menjadi indah. Apa aku terlalu memikirkanmu sehingga kau berkali-kali hadir dalam mimpiku? Tidak juga. Mungkin perasaan dari hati yang terdalam yang mencoba berteriak memberitahuku bahwa aku sangat merindukannya.

Minggu, 17 November 2013

Harga Pas Tancap Gas

Lagi santai-santai membawa kereta (bahasa orang medan dan sekitarnya untuk sepeda motor), tiba-tiba aku di-stop sama polisi. Polisi ini sembunyi di sebuah persimpangan jalan, di mana ada bangunan di persimpangan jalan itu, sehingga gak akan ada yang mengira akan ada polisi di situ. Entah apa kerjaan polisi itu di situ(namanya juga cari duit), jalan besar bukan, jalanan lagi macet-macetnya juga enggak, menertibkan lalu lintas apalagi, uda pasti enggak. 

Ketika aku berbelok di persimpangan itu, aku gak begitu terkejut, karena semuanya lengkap, lampu depan hidup, helm pake, spion terpasang. Matanya tertuju pada plat nomor kendaraanku. Di situ memang jelas tertulis bahwa pajak kendaraanku berakhir pada bulan 10 tahun 2013. Pajak kendaraanku uda mati. Tapi itu tertulis di plat nomorku. Sebenarnya sudah lama aku mengurus pajaknya ini, dan di STNK pajak kendaraanku uda diperpanjang sampai tahun 2018. Hanya saja pihak yang berwenang belum mengeluarkan plat no. kendaraan yang baru dengan masa pajak yang uda diperpanjang. Aku merasa santai menghadapi polisi ini. Karena aku ada bukti kalo pajaknya uda diperpanjang dan itu tertulis di STNK.

Kamis, 07 November 2013

Perjalanan Yang Tak Terlupakan

Entah apa yang membuat kami bertiga saat itu berkumpul, aku juga sudah lupa kapan itu karena uda sangat lama. Bukan karena aku ingin melupakannya, tapi karena aku gak pernah mencoba untuk mengingat-ingat waktunya atau mencatatnya dalam sebuah catatan. Yang penting isi dari perjalanannya itu. Yang aku ingat saat itu aku duduk di kelas 6 SD.

Saat itu kami bertiga memutuskan untuk pergi ke suatu tempat. Dan tempat yang ingin kami kunjungi ini menurut cerita dari orang tua kami merupakan sarang dari GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Orang tua kami sangat melarang kami ke sana dengan satu alasan yaitu karena kami orang jawa. Apalagi kami ini tiga orang anak kecil yang mempunyai wajah jawa yang sangat kental. Selain itu jaraknya yang sangat jauh sekitar 10 kilometer. Jarak yang sangat jauh untuk anak-anak seperti kami ini. 

Tapi entah setan apa yang merasuki kami sehingga kami melawan nasehat orang tua kami, menerobos ketakutan kami dan orang tua kami,  mendobrak batas kemampuan kami, menerjang bahaya yang akan terjadi. Semua itu kami lakukan untuk mencapai yang kami inginkan. Yang ada di pikiran kami hanya kenikmatan yang akan kami raih disana.

Kamis, 10 Oktober 2013

Tak Bisa Diterima

Pagi ini ku lewati dengan santai karena gak ada yang mendesakku untuk pergi cepat pagi ini. Ku lewati pagi dengan santai. Karena terlalu santai membuatku lupa dengan waktu, waktu masuk kuliahku tinggal sedikit lagi. Aku bakal terlambat. Ku persiapkan semuanya dengan cepat dan terburu-buru. Disaat seperti ini kekuatan terpendamku langsung keluar. Power of kepepet.

Ku pacu sepeda motorku dengan cepat. Kendaraan di depanku satu persatu ku lewati. Terus ku tarik gas di sepeda motorku pada kecepatan maksimum, gak ada yang bisa menghalangiku. Yang bisa menghambatku hanya lampu lalu lintas dan macet yang parah.

Kamis, 03 Oktober 2013

Naik Angkot Lagi

Sudah hampir 3 bulan aku tidak naik angkot. Terhitung sejak awal liburan selama 2 bulan dan 1 bulan awal perkuliahan. Sejak kedatangan sepeda motor ini, kau seperti terlupakan. Sepeda motor ini kini yang setia menemani hari-hari ku dengan berbagai macam kegiatanku. Hari ini kembali aku memerlukan jasamu. Bukan karna rindu ataupun ingin bernostalgia denganmu, tapi karena keadaan yang membuatku seperti ini.

Hari ini aku masuk siang jam 11.20. Jam masih menunjukkan setengah enam pagi, tapi adikku sudah bersiap-siap berangkat kuliah. Nunggu satu jam kuliah aja terasa lama kali apa lagi nunggu berjam-jam. Jadi ku suruh adikku yang bawa sepeda motor dan aku akan kembali ke jaman sebelum ada sepeda motor ini. Naik angkot adalah pilihan terakhirnya.

Rabu, 02 Oktober 2013

Bidadari Pagi Hari

Ayam baru berkokok, matahari pun belum kunjung menampakkan fajarnya. Langit masih di selimuti kegelapan, hanya cahaya lampu yang meneranginya. Tapi aku sudah harus bersiap-siap berangkat ke kampus. Bukan untuk kuliah tapi untuk mengantar adikku kuliah. Aku dan adikku satu universitas, hanya beda jurusan saja. Jadi untuk menghemat biaya transportasi aku berangkat dan pulang kuliah selalu sama dengan adikku. Dia kuliah jam 7 pagi. Dari rumah ke kampus memakan waktu tempuh 1 jam. Sedangkan aku baru masuk kuliah jam 8 pagi. Satu jam aku menunggu untuk masuk kuliah.

Satu jam adalah waktu yang sangat lama untuk menunggu kuliah. Apalagi keadaan kampus saat jam 7 pagi yang masih kosong melompong, tak ada tanda-tanda kehidupan. Saat kebanyakan mahasiswa masih berada di alam mimpi, aku sudah di kampus. Saat kebanyakan mahasiswa masih menikmati sarapan pagi ditemani dengan secangkir teh atau kopi, aku sudah di kampus. Tapi semua itu ku jalani dengan semangat, berharap ada sisi positif yang ku dapat.

Rabu, 18 September 2013

Selalu Dicurigai

Dalam perjalananku dengan menggunakan sepeda motor dari Langsa ke Medan, perjalananku lancar-lancar saja sampai akhirnya terdapat kerumunan kendaraan di depanku. Dari belakang ku lirik jauh ke depan untuk melihat apa yang terjadi. Pertama aku mengira bahwa telah terjadi kecelakaan di depan yang membuat panjang kemacetan. Tapi ternyata setelah mulai mendekat ku ketahui bahwa sedang terjadi razia kendaraan. Aku yang dengan pelan-pelan mengantri dengan kendaraan lain melewati pos razia polisi. Beberapa mobil di-stop untuk diperiksa, tapi kebanyakan mobil yang di-stop adalah mobil pribadi dan hanya sedikit sepeda motor yang di-stop dan diperiksa. Mengetahui adanya razia aku langsung memeriksa segala kelengkapanku. Mulai dari helm, lampu depan yang harus di hidupkan, sampai tutup pentil ban pun ku periksa. Kemudian ku periksa kelengkapan surat-suratku. Ku rogoh kantong belakangku, ku ambil sebuah dompet yang tidak terlalu tebal ini tapi cukup berisi, ku bongkar-bongkar dompet ini dan akhirnya ku temukan STNK dan SIM ku. Semua lengkap.

Dengan tenang aku melewati razia ini karena tidak ada yang ku langgar, semuanya lengkap. Ku lihat beberapa sepeda motor di depanku melewati razia tanpa adanya pemeriksaan. Aku menyangka kalo razia kali ini dikhususkan untuk mobil saja. Tapi saat aku lewat, seolah-olah yang dilihat polisi ini bukan lagi sepeda motor, melainkan sudah menjadi tumpukan duit yang dalam bentuk bola besar yang menggelinding ke arahnya dan polisi dengan ancang-ancang layaknya kiper professional yang siap menangkap bola ini.

Rabu, 11 September 2013

Salah Baca

sumber foto : dari sini
Ketika ada yang kerasukan semuanya dibawa ke musholla sekolah. Tujuannya agar yang merasuki itu takut masuk ke rumah Allah ini dan mudah untuk mengeluarkannya. Ketika ada yang kerasukan sontak membuat kegiatan belajar mengajar jadi terhenti. Bahkan yang kerasukan bukan  satu atau dua orang melainkan banyak sekali yang kerasukan. Apabila setan ini dikeluarkan dari satu tubuh, maka dia akan memasuki tubuh yang lainnya, terus-menerus sampai jam pulang.

Sebagian dari kami pergi ke musholla untuk membantu mengeluarkan setan ini. Walaupun tidak memiliki ilmu ataupun kemampuan untuk mengeluarkan setan tapi kami masih bisa mengeluarkan tenaga kami untuk memegang orang yang sedang kerasukan agar tidak memberontak ataupun sampai melakukan hal yang tidak diinginkan.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html